Karya Larian Jiwa

Friday, May 27, 2005

Aku dan Nafsu

Seringkali hatiku ini
hilang pedoman lantaran kerana
nafsu mengaburinya
bila kemungkaran menutup pandangan hati dan
mata

seringkali akal mengajak hati
menimbang pahala dan dosa
pabila bahang nafsu
terasa panasnya
membakar kemahuan
berbuat kejahatan
yang selalu tampak indah dan menawan

wahai hatiku
kutahu sukar untuk melupakan
gelojak keinginan
yang lama tersimpan
keinginan untuk berbuat kejahatan
hingga tidak merasa adanya Tuhan

seringkali jua
kucuba melawan bisikan syaitan
terkadang menang
biasanya tewas
kerna hati ini lemah
tak sering ditarbiyah

ingin kuberlari
mendaki puncak kamilah
seringkali disapa angin lawwamah
terkadang jatuh ke lurah ammarah
dalam kembara menuju mutmainnah